Sabtu, 16 Oktober 2010

MANAJEMEN UMUM

Diposting oleh nadiapucino di 21.51 0 komentar

PENGERTIAN MANAJEMEN

§ Arti dan Fungsi Manajemen

Berikut ini dikemukakan definisi tentang manajemen yang diberikan oleh Profesor Oei Liang Lee.

Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dari definisi tentang manajemen tersebut, dapatlah diambil kesimpulan bahwa manajemen memiliki lima fungsi, yaitu:

1. Perencanaan

2. Pengorganisasian

3. Pengarahan

4. Pengkoordinasian

5. Pengawasan

Kelima macam fungsi ini sangat penting didalam menjalankan semua kegiatan. Semua ini dimaksudkan agar kegiatan apapun yang dilakukan dapat berjalan dengan baik, sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Setiap kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sebuah lembaga tentu mempunyai tujuan; dan untuk mencapai tujuan tersebut perlulah dibuat perencanaan terlebih dahulu. Secara besar, perencanaan ini menggambarkan tentang :

a. Apa

b. Bagaimana

c. Mengapa, dan

d. Kapan akan dilakukan

setelah perencanaan disusun, baru ditetapkan siapa yang akan melakukan, bagaimana pembagian kerjanya, bagaimana wewenang, tanggung jawab serta pertanggung-jawaban masing-masing kegiatan.

§ Jenjang Manajemen

Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah:

a. manajemen puncak atau manajemen eksekutif

Jenjang tertinggi adalah manajemen puncak, sering disebut manajer senior atau eksekutif kunci, biasanya mempunyai berbagai pengalaman bertahun-tahun. Jenjang ini meliputi meliuti dewan direktur, direktur utama atau chief executive officer (CEO). Dan pimpinan lain. Manajemen puncak ini bertugas menyusun rencana umum dan m,engambil keputusan-keputusan penting tentang hal-hal seperti penggabungan (merger), produk baru, dan pengeluaran saham.

b. Manajemen madya

Jenjang berikutnya dalam piramida manajemen itu, disebut manajemen madya atau manajemen administratif, meliputi pimpinan pabrik dan/atau manajer devisi. Para manajer ini mempunyai tanggung jawab dalam penyusunan rencana operasi yang melaksanakan rencana-rencana umum dari manajer puncak.

c. Manajemen Operasional

Manajemen operasional ini merupakan jenjang terendah dalam piramida. Tugasnya menyangkutpelaksanaan rencana yang dibuat oleh para manajer madya. Manajer operasional sering disebut “supervisor garis-pertama” (first-line supervisor), karena mereka bertanggung jawab melkukan supervise kepada para karyawan yang mengerjakan kegiatan harian.

LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN

§ Gerakan manajemen ilmiah

Taylor mengemukakan beberapa prinsip manajemen ilmiah untuk melakukan pekerjaan dengan efisien. Prinsip-prinsip tersebut adalah:

Prinsip 1: Semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisis guna menentukan satu cara terbaik untuk menyelesaikan.

Prinsip 2: Orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara ilmiah.

Prinsip 3: kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diiikuti dengan manggaji pemegang jabatan dengan dasar insetif, yaitu menyamakan gaji dengan hasil karya kerjanya.

Prinsip 4: Menempatkan manajer dalam perencanaan, persiapan dan pemeriksaan pekerjaan.

SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN

§ Sekolah Klasik (classical School)

Sekolah klasik berawal dengan adanya formasi perusahaan-perusahaan besar. Teori klasik mendefinisikan manajemen menurut tugas yang dilakukan oleh para manajer. Sekoah klasik telah memberikan saran tentang fungsi-fungsi manajemen primer, yaitu tentang perencanaan, pengorganisasian,pengarahan, pengendalian. Masing-masing fungsi tersebut dapat dibagi kedalam sub-sub fungsi. Pengembangan keahlian manajerial selanjutnya diarahkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.

§ Sekolah Perilaku (Behavioral School)

Sekolah perilaku yang juga disebut leadership, human relations, atau behavioral sciences school of management, telah menjadi populer dalam tahun 1950an . Sekolah ini memusatkan perhatian pada aspek kemanusiaan dari m,anjemen dan menekankan kebutuhan bagi manajer untuk memahami manusia.

§ Sekolah Ilmu Manajemen (Management Science School)

Sekolah ilmu manajemen ini melibatkan matemati dan statistik. Model-model matematis digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah operasional perencanaan dan pengendalian . Model merupakan wakil dari realitas.

§ Analisis sistem

Analisis Sistem ini berkaitan dengan masalah-masalah yang melibatkan semua komponen secara bersama-sama. Dalam pemasaran, misalnya mengambil keputusan tentang harga memerlukan pertimbangan menyangkut pengaruh pada kesan produk (product image), Sistem adalah suatu unit yang dibentuk dari dua atau lebih bagian-bagian independen yang berinteraksi untuk membentuk sebuah organisasme fungsi. Analisis sistem merupakan metode yang yang digunakan untuk menyelesaikan ,masalah-masalah bisnis dengan mengindentifikasi bagian-bagian utama dari suatu masalah dan hubungan mereka.

§ Manajemen Hasil

Sejak pertama kali dikemukakan oleh Peter Drucker di awal tahun 1950an, manjemen hasil, atau manjemen berdasarkan sasaran (Management by objectives /MBO) telah semakin populer. MBO adalah suatu program untuk meningkatkan motivasi dan pengendalian karyawan. Ini juga merupakn suatu falsafah manajemen yang menunjukan nilai tujuan pelaksanaan.

PERENCANAAN

§ Bentuk-bentuk perencanaan

§ Perencanaan memiliki bentu-bentuk sbb:

a. Tujuan (objective)

Tujuan merupakan suatu sasaran dimana kegiatan itu diarahkan dan diusahakan untuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.

b. Kebijakan (policy)

Kebijakan adalah suatu pernyataan atau pegertian untuk menyalurkan pikiran dalam mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan untuk mencapai tujuan.

c. Strategi

Strategi merupakan tindakan penyesuaian dari rencana yang telah di buat. Perlunya diadakan penyesuaian ini disebabkan adanya berbagai macam reaksi. Oleh karena itu dalam membuat strategi haruslah memperhatikan beberapa faktor seperti: ketepatan waktu, ketepatan tindakan yang akan dilakukan dan sebagainya.

d. Prosedur

Merupakan rangkaian tindakan yang akan dilaksanakan untuk waktu mendatang. Jadi prosedur ini menitik beratkan pada suatu tindakan dan akan mempermudah pelaksanaan semua aktivitas dalam organisasi.

e. Aturan (Rule)

Aturan adalah suatu tindakan yang spesifik dan merupakan bagian dari prosedur. Aturan-aturan yang berkaitan dapat dikelompokan menjadi suatu golongan , disebut prosedur.

f. Program

Program merupakan campuran antara kebijakan prosedur, aturan dan pemberian tugas yang disertai dengan suatu anggaran (budget); semuanya ini akan menciptakan adanya tindakan.

§ Kegunaan Perencanaan

Kegunaan dari pada Perencanaan adalah:

a. Mengurangi ketidak pastian serta Perubahan pada Waktu Mendatang.

Waktu yang akan datang bersifat tidak statis, akan tetapi selalu bersifat dinamis dan berubah-ubah; oleh karena itu diperlukan adanya perencanaan.

b. Mengarahkan perhatian pada tujuan

Perencanaan dibuat untuk digunakan sebagai penentu arah didalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. perencanaan mempunyai fungsi untuk mengarahkan perhatian kepada tujuan tersebut.

c. Memperingan Biaya

Dengan adanya perencanaan memeungklinkan diadakan penghemetan ongkos-ongkos, sebab semua kegiatan dapat dilakukan secara efisiem dan efektif.

d. Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan

Pengawasan dilakukan dengan membandingkan apa yang telah dilakukan dengan apa yang telah direncankan.

§ Langkah-langkah penyusunan perencanaan

a. Menetapkan tujuan

b. Menyusun anggapan-anggapan (premising).

c. Menentukan berbagai alternatif tindakan

d. Mengadakan pernilaian terhadap alternatif-alternatif tindakan yang sudah

dipilih

e. Mengambil Keputusan

f. Menyusun rencana pendukung

§ Perencanaan Merupakan proses Pendekatan yang Rasional

Dengan berbagai macam langkah yang telah dilakuaknuntuk menyusun suatu perencanaan, dapatlah dikatakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.

§ Jangka Waktu Perencanaan

Menurut jangka waktunya, perencanaan dapat dikelompokan menjadi tiga golongan, yakni;

a. Perencanaan jangka panjang

b. Perencanaan dalam jangka menengah

c. Perencanaan dalam jangka pendek

Dalam perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah, dan perencanaan jangka pendek terdapat hubungan yang erat antar satu dengan yang lain. Perencanaan tersebut bersifat integral.

§ Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan

a. Sulit mencari anggapan secara teliti

b. Perubahan yang sangat cepat

c. Kelakuan internal

d. kelakuan Psikologis

e. Waktu dan Biaya

§ Pengambilan Keputusan

a. Syarat Pengambiilan Keputusan

· Harus Berusaha untuk dapat mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positif

· Harus dapat mengetahui dengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapt dicapai beserta segala kekurangannya.

· Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan penilaian berbagai alternative sesuai dengan tuntutan-tuntutan untuk mencapai tujuan.

· Harus nersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternative yang baik.

b. Alat Pengambilan Keputusan

· Analisa Risiko

Setiap keputusan yang diambil dapat didasrkan pada interaksi beberapa varibel kritis , beberapa diantaranya merupakan ketidak-pastian, dan sebagian yang lain mungkin memiliki tingkat probalitas yang tinggi. Dengan demikian pertimbangan untuk memasarkan produk baru ke pasar misalnya, tergantung kepada beberapa variabel kritis berikut:

-Biaya pengenalan

-Biaya produksi

- Investasi modal yang dibutuhkan,

-harga dan

-market share yang dapat dicapai

· Pohon Keputusan (Decision Tree)

Cara lain yang dapat ditempuh untuk menganalisis keputusan adalah dengan jalan melihat berbagai kemungkinan arah yang dapat diambil dari berbagai jenois keputusan. Masalah ini tidak dapat dari kondisi waktu yang akan datang. Jadi, suatu keputusan yang diambil dapat menimbulkan berbagai akibat dan kemungkinan.

PENGORGANISASIAN

Setiap organisasi memeiliki tiga komponen pokok, yaitu: personalia, fungsi dan factor-faktor fisik, yang kesemuanya ini merupakan sarana untuk m,encapai tujuan yang telah ditetapkan. Fungsi pengorganisasian dapt dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan factor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan.

a. Hubungan Informal

Hubungan informal ini lebih banyak menyangkut hubungan manusiawi. Termasuk hubungan informal ini antara lain : hubungan-hubungan yang timbulnya tidak sengaja, hubungan-hubungan lain yang bersifat tidak resmi.

b.Hubungan Formal

Hubungan formal merupakan bentuk hubungan yang dilakukan dengan sengaja. Secara resmi, hubungan formal ini ditunjukan didalam bagan organisasi, pedoman organisasi,pedoman organisasi atau deskripsi jabatan yang ada. Dalam hubungan formal terdapat tiga hubungan dasar yaitu;

1) Tanggung Jawab

2) wewenang

3) Pertanggung jawaban

§ Pola hubungan antar komponen Organisasi

§ Rentagan Kekuasaan

Frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain;

a. Latihan dari bawahan

b. Pendegalasian wewenang

c. Perencanaan

d.Teknik komunikasi

§ Dasar-dasar Penggolongan Bagian di Dalam Organisasi

Pengelompokan menjadi bagian-bagian ddalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapa faktor berikut ini:

a. Didasrkan pada suatu Angka

b. Didasarkan pada Waktu

c. Didasarkan pada Fungsi Perusahaan

d. Didasarkan pada Luas Daerah Operasi

e. Didasrkan pada jenis Barang yang Dihasilkan

f. Didasarkan pada jenis Langganan

§ Karakteristik Struktur Organisasi

Struktur organisasi yang baik harus memiliki dua karakteristik dasr, yaitu:

a. Keseimbangan Dalam organisasi

Keseimbangan dalam organisasi ini sangat penting mengigat adnya beberapa bagian didalamnya. Sebuah organisasi dapat dikatakan imbang bilaman kepada masing-masing bagian /fungsi dialokasikan modal dan tenaga kerja yang sesuai dengan sumbagannya terhadap pencapaian tujuan.

b. Fleksibel

Fleksibelitas merupakan kemapuan dari struktur organisasi untuk menyesuaikan diri terhadap semua perubahan-perubahan yang terjadi, seperti: perubahan kegiatan, perubahan jumlah karyawan, perubahan formasi janbatan dan sebagainya. Perubahan-perubahan yang pelu disesuaikan lebih dahulu adalah perubahan yang terjadi dalam jangka pendek.

PENGARAHAN

§ Prinsip-prinsip Pengarahan

a. Prinsip mengarah kepada tujuan

b. Prinsip Keharmonisan Dengan Tujuan

c. Prinsip kesatuan Komando

§ Cara pengarahan

a. Orientasi

Orientasi merupakan cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu,agar kegiatan dapat dilakukan dengan baik. Informasi yang diberikan didalam orientasi dapat berupa antara lain:

1) Tugas itu sendiri

2) Tugas lain yang ada hubungannya

3) Ruang lingkup tugas

4) Tujuan dari tugas

5) Delegasi wewenang

6) Cara melaporkan dan cara mengukur prestasi kerja

7) Hubungan antara masing-masing tenaga kerja

b. Perintah

Perintah merupakan perintah dari pimpinan kepada orang yang berada di bawahnya untuk melakukan atau mengulang suatu kegiatan tertentu pada keadaaan tertentu. Adapun perintah yang yang diberikan kepada bawahan dapat berupa:

· Perintah umum dan khusus

Perintah umum mempunyai sifat yang luas sedang perintah khusus bersifat lebih menditail.

· Perintah lisan dan tertulis

Perintah tertulis memeberikan kemungkinan waktu yang lebih lama untuk memahaminya, sehingga dapat menghindari salah tafsir. Sebaliknya , perintah lisan akan lebih cepat diberikan walaupun mengandung resiko lebih besar. Biasanya perintah lisan ini hanya memberikan untuk tugas-tugas yang relative mudah.

· Perintah formal dan informal

Perintah formal merupakan perintah yang diberikan kepada bawahan sesuai dengan tugas dan aktifitas yang telah ditetapkan oleh organisasi. Sedangkan perintah informasi informal lebih banyak ,mengandung saran atau dapat pula berupa bujukan dan ajakan.

c. Delegasi Wewenang

Pendelegasian wewenang bersifat lebih umum jika dibandingkan dengan pemberian perintah. Dalam pendelegasian wewenang ini melimpahkan sebagian dari wewenang yang dimilkinya kepada bawahan.

§ Komunikasi

American Training Director memberikan definisi komunikasi esbagai pertukaran pikiran atau informasi agar terdapat saling pengertian serta hubungan antar manusia-manusia secara serasi. Menurut Newman a mengemukakan bahwa komunikasi merupakan pertukaran fakta-fakta,gagasan,pendapat dan perasaan oleh dua orang atau lebih. Sedangkan menurut Kontz dan O’Donell mengartikan komunikasi sebagai suatu pemindahan informasi antara orang yang satu dengan yang lainnya. Dari definisi tersebut dapat diambil kesimpulan, bahwa:

a. Didalam komunikasi terdapat hubungan antar orang dengan orang, orang dengan lembaga dan sebaliknya.

b. Hubungan yang timbul didalm komunukasi itu digunakan untuk menyalurkan gagasan, pendapat, atau informasi.

c. Komunikasi berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan menciptakan saling pengertian.

d. Untuk mengadakan komunikasi, dapat digunakn kata-kata, surat, kode atau symbol. Agar komunikasi dapat lebih efektif dan efisien perlu beberapa prinsip berikut:

1) Komunikasi harus jelas

2) Prinsip integritas

3) Prinsip penggunaan organisasi informal

§ Motivasi

Motivasi mempunyai dua macam bentuk, yaitu

a. motivasi positif merupakan prosese untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkat kekuasan tertentu.

b. motivasi negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu secara terpaksa.

PENGKOORDINASIAN

§ Prinsi-prinsip koordinasi

a. Prinsip kontak langsung

Prinsip ini menyatakan bahwa koordinasi harus dicapai melalui hubungan antar manusia baik hubungan secara horizontal maupun vertikal. Dalam hubungan langsung tersebut dapat terjadi pertukaran gagasan, pendapat, harapan dsb.

b. Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi

Koordiansi perlu dilakukan sejak membuat perencanaan sudah dilaksanakan. Maka sulit untuk menarik/mencabutnya kembali. Bilamana pencabutan menimbulkan tersebut berhasil dilakukan, ada kemungkinan bahwa tindakan itu dapat menimbulkan berbagai masalah.

c. Hubungan timbale balik di antara faktor-faktor yang ada.

Masing-masing individu yang bekjerja bersama-sama dalm pekerjaan tertentu, akan saling memberikan pengaruh antara yang satu dengan yang lainnya.

§ Pelaksanaan Fungsi koordinasi

Untuk melksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua cara, yaitu:

a. Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi.

b. Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip- prinsip koordinasi.

PENGAWASAN

§ Langkah-langkah pengawasan

a. Menciptakan standard

Bentuk standar dapat dibedakan dalam dua macam bentuk, yaitu

v standard kuantitatif merupakan suatu standar yamng dinyatakan didalam satuan-satuan tertentu.

v Standard Kualitatif dapat berupa pendapat umum,langganan,buruh, dsb.

b. Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard

c. Melakukan tindakan konreksi

Urutan-urutan kegiatan yang harus dilaksankan dalam pengambilan tindakan koreksi ini adalah:

· Menghayati masalah-masalah yang dihadapi

· Mencari kemungkinan-kemungkinan untuk mengatasi atau memperbaiki adanya kesalahan.

· Mengadakan penilaian terhadap berbagai kemungkinan tersebut.

· Menentukan cara-cara untuk mengadakan koreksi yang paling tepat.

§ Syarat-syarat pengawasan yang baik

Untuk menjalankan pengawasan dengan baik, diperlukan beberapa syarat, yakni:

a. Pengawasan harus mendukung sufat dan kebutuhan kegiatan (aktivasi)

b. Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpagan yang terjadi dengan segera.

c. Pengawasan harus mempunyai pandangan kedepan

d. Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan standard yang digunakan

e. Pengawasan harus luwes/fleksibel

f. Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi

g. Pengawasan harus ekonomi

h. Pengawasan harus mudah dimengerti

i. Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Bab 2 Lingkungan Perusahaan

Diposting oleh nadiapucino di 18.39 0 komentar
PENGARUH LINKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN
 Pengertian lingkungan perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartika sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu perusahaan dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, temasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika hukum, dan ekologi/fisik dan sbb; masing-masing faktor saling menunjang dan Saling mempengaruhi.
Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistik
Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan.
Kesan negatif pada perusahaan
Dari pemberitaaan pers yang dapat kita ikuti, banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyeludupan barang, penyogokan kepada penjabat pemerintah, periklanan yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang tidak legal,dsb. Kritik terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etik, dan politik saja; tetapi juga menyangkut lingkungan fisik.
Usaha-usaha untuk memperbaiki kesan negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negative dari masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif. Saran dari pemerintah dan keluhan dari masyarakat harus diperhatikan. Kegiatan humas baik harus dapat menciptakan komunikasi dua arah yang serasi antara perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat, bukannya hanya berpropraganda saja.

LINGKUNGAN FISIK, ENERGI DAN KONSERVASI
 Ekologi
Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungannya. Kualitas lingkungan kita suda semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor:
1. Semakin meningkatnya kosentrasi penduduk
2.Perkembangan teknologi baru
3. Semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi
 Macam-macam polusi
Polusi merupakan perusakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja. Air dan udara sebelumnya bersih, sekarang tealh tercemar. Masing-masing polusi berikut ini menjadi ancaman lingkungan bagi lingkungan yang sehat.


Pencemaran udara
Rata-rata orang menghirup udar sebanyak 35 pon perhari jumlah ini merupakan jumlah enam kali dari jumlah makanan dan minuman yang di konsumsi secara normal. Polusi udara ini menimbulkan dampak negative yang biasanya dikaitkan dengan penyakit jantung dan pernapasan.
Pencemaran Air
Cukup banyak yang di Indonesia yang berasal dari berbagai macam sumber, seperti lingkungan industri, permukiman, dan lingkungan pertanian. Penggunaan pupuk yang mempunyai kandungan nitrat cukup besar dapat menyebabkan polusi air baik di permukaan atau dibawah tanah. Padatnya permukiman di suatu daerah juga dapat menjadi sumber polusi air.
Pencemaran Sampah Awet
Pencemaran sampah awet, seperti kaleng bekas, botol, karet dan plastik, sulit mendapatkan pembuangan: ditanampun tidak lekas larut dalam tanah. Namun dengan demikian masih ada pihak-pihak yang ternyata sangat membantu dalam mengurangi sampah awet, yaitu para gelandangan dengan pencari kaleng, boyol, dan sbb yang mendapatkan hasil dengan menjual ke pabrik-pabrik pengolahan.
 Energi dan Konservasi
Di Indonesia sumber energi minyak dan bumi sudah lama di gunakan di samping batu bara dan air. Kemudian muncul penggunaan gas alam yang juga dihasilkan didalam negeri: dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber energi matahari serta kemungkinan penggunaan tenaga nuklir. Dalam energi tersebut kiranya energi matahari dapat memberikan prospek penggunaan yang baik untuk masa depan mengingat bahaya yang hampir tidak ada. Biayanya murah dan bebas polusi. Sebagian besar penggunaan energi di dunia saat ini masih sangat bergantung pada minyak dan gas.

LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN
 Alasan-alasan bagi meningkatnya pengeluaran pemerintah
Pemerintah membiayai pengeluarannya dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan bago pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin ,meninggkat. Meningkatnya pengeluaran pemerintah ini merupakn suatu tendesi yang munkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi. Pertambahan penduduk dan permintaan masyarakat, serta pengeluaran biaya untuk pertahanan Negara.






 Penerimaaan dan Pengeluaran Pemerintah
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antar lain:
a.Pajak langsung
Pajak tidak Langsung dapat dikenakan atas barang-barang seperti rook,tembakau,minuman keras dsb, yang dibayar oleh importir, produsen dan pedagang besar. Besarnya pajak ini ditambahkan pada harga barang tersebut pada saat dijual kepada masyarakat. Pajak tersebut dinamakan pajak penjualan (ppn). Macam pajak lain yang termasuk pajak tidak langsung adalah pajak penjualan impor, cukai, bea masuk, pajak ekspor, dsb.

b. Pajak tidak langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan atau dipungut pada pembayaran pajak. Macam pajak lain yang dapat di golongkan sebagai pajak langsung ini adalah pajak pendapatan (ppd), pajak perseroan (pps) dan pajak deviden. Secara keseluruhan penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari :
• Penerimaan dalam negeri, meliputi: pajak lansung, pajak tidak langsung, penerimaan minyak dan penerimaan bukan pajak. Penerimaan bukan pajak ini meliputi denda-denda, iuran, retribusi, hasil lelang, bagian laba Perusahaan Negara, dsb
• Penerimaan pembagunan, meliputi: bantuan program dan bantuan proyek.
Sedangkan seluruh pengeluaran pemerintah dapat dikelompokan ke dalam
• Pengeluaran pembangunan
• Usaha meningkatkan kesehjateraan masyarakat melalui pembagunan nasional dilakukan dengan melaksanakan pembangunan sektoral maupun pembangunan regional.

LINGKUNGAN HUKUM
 Hukum publik
Hukum publik ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum. Pengertian umum disini, meliputi: seseorang, sekelompok orang, masyarakat dan Negara. Aturan-aturan hukum dapat dimasukan sebagai hukum publik ini antara lain: hukum tata Negara, hukum tata usaha dan hukum pidana.
 Hukum Privat
Hukum privat merupakan hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Termasuk ke dalam hukum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang.



LINGKUNGAN PEMERINTAH
 Perhatian Pemerintah terhadap kegiatan usaha
a. Bantuan di bidang transportasi
Tidak sedikit bantuan npemerintah di bidang transportasi. Hampir di setiap sector pengangkutan, pemerintah banyak memegang peranan. Pada sektor perkerta apian, misalnya : sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah yang diatur oleh perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).
b. Bantuan pada perusahaan-perusahaan kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan ke dalam tiga golongan, yaitu:
• Bantuan financial
• Bantuan pemberian kontrak; serta
• Bantuan teknik dan manajemen.
c. Bantuan di bidang komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiata-kegiatan siaran radio, telivisi, telepon dan sebagainya hamper seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah. Bidang komunikasi ini juga didukung dengan usaha-usah pengembangan ruang angkasa seperti penggunaan satelit. Usaha-usaha semacam ini sangat mendorongan majunya usaha di bidang komunikasi.
LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Lingkungan internasional merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian didunia. Keadaaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.
 Neraca Pembayaran Internasional
Keadaan perekonomian internasional beberapa Negara di tunjukkan dalm Negara pembayarannya. Neraca pembayaran in menggambarkan transaksi-transaksi internasional, yaitu jumlah utang Negara y kepada Negara x.
 Perusahaan-perusahaan Multinasional (Multinaonal corporation)
Perusahaan-perusahaan Multinasional kebanyakan berasal dari Negara-negara Eropa, Amerika serikat dan jepang. Pasar yang di kuasainya meliputi beberapa Negara selain Negaranya sendiri.
 Kegiatan-Kegiatan Multinational
Perusahaan-perusahaan Multinational bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja, tetapi juga ke Negara-negara lain. Kemudian mendirikan perusahaan perakitan/assembling di Negara kedua untuk melayani kebutuhannya di samping Negara ketiga yang ada di sekitarnya.



 Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional; sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usahapengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua Negara.
 Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional
a. Kebaikan perusahaan Multinasional:
• Menambah devisa Negara melalui penanaman modal di bidang ekspor.
• Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sektor industry.
• Menambah pendapatan Negara berupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut.
• Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru.
• Meningkatkan taraf hidup karyawan dengan memberikan gaji lebih tinggi.
• Meningkatkan kemampuan dan keterampilan bagi tenaga kerjanya,sebab perusahaan tersebut memiliki superrioritas dalam bidang manajemen dan teknologi.
• Memodernisir industri
• Menambah arus barang karena meningkatnya produksi nasional yang didukung oleh perusahaan tersebut.
• Memperluas pasar faktor-faktor produksi dalam negeri, seperti : bahan baku, tenaga kerja, dsb.
• Ikut mendukung pembangunan nasional.
b. Keburukan Perusahaan Multinasional:
• Makin banyak nya perusahaan Multinasional yang didirikan dapat mempengaruhi kekuasaan ekonomi negara. Tetapi jika jumlahnya sedikit, maka arti kuantitatifnya tidak bamyak.
• Perusahaan-perusahaan Multinasional tersebut memperoleh hasil berupa:
- Keuntungan yang akan diahlikan keluar negri kepada pemegang sahamnya.
-Penyusutan/depresiasi, dalam praktek sering digunakan untuk menyembunyikan keuntungan-keuntungan agar tidak terkena pajak.
-Kebutuhan akan bahan baku dan barang modal harus didatangkan Dario Luar Negri yang dalm pelaksanaanya pemerintah harus menyediakan fasilitasnya.
• Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara.
• Mencari keuntungan yang sebesar-sebesarnya dengan memperbesar modal merupakan merupakan motif perusahaan-perusahaan internasional.




 Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional
a. Export and Import Commision House
b. Merchant Exporters and Importers
c. Manufacturer’s Export Agents
d. Export and Import Brokers
 Perkembangan Import dan Eksport Indonesia
Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelompokan lagi menjadi:
a. Golongan barang utama, te rdiri atas : kayu, karet, timah, minyak kelapa sawit, kopi, tembakau, teh, dan biji kelapa sawit.
b.Golongan barang lain, terdiri atas: hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, kopra, bahan makan, barang tambang dll. Impor yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang,yakni:
a. Barang konsumsi, terdiri atas: beras, tepung terigu, tekstil, dsb.
b. Bahan baku dan penolong, terdiri atas ; cengkeh, bahan kimia, hasil dan preparat kimia, bahan cat, pupuk, kertas, benang tenun, cambric dan shirting, bahan bangunan, dsb.
c. Barang Modal terdri atas : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi, dsb.
 

nadiapucino Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea